Logo Perusahaan Cantik: 25 Logo Segar Merek Terkenal dan Sejarah Mereka

Tidak perlu diketakan bahwa logo memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan promosi perusahaan. Saat ini, orang semakin sadar mengenai apa yang mereka beli, baik itu produk atau layanan. Bersama dengan kualitas, pelanggan memperhatikan beberapa aspek lain yang membuat sebuah bisnis, seperti tanggung jawab sosial, ramah lingkungan, dan identitas merek. Selama beberapa tahun terakhir, merek biasanya menggunakan lebih dari satu lambang. Bersama-sama, lambang ini membuat catatan visual dari sejarah perusahaan dan mencerminkan tradisi, nilai, dan kelebihan kompetitifnya.

Jika anda memvisualisasikan logo terkenal, anda akan melihat bahwa logo itu memicu asosiasi tertentu di pikiran anda. Sebagai contoh, “Lengkungan Emas” di logo McDonald’s membuat anda beprikir mengenai cheeseburger berair dan McFlurry yang manis. Ketika melihat lambang BMW, pikiran anda membuat bayangan mobil mewah yang menekankan status sosial yang tinggi dari pemiliknya. Terlebih lagi, sebuah logo membentuk opini anda terhadap sebuah bisnis dan produknya.

Kami menantang diri kami untuk memilih 25 logo perusahaan terbaik. Dengan banyaknya desain yang bagus, tugas ini awalnya tampak sulit. Namun, kami berhasil melakukannya! Sayangnya, kami gagal menemukan pembuat beberapa lambang. Sedangkan, ada logo di daftar ini yang merupakan hasil dari kerja keras beberapa desainer. Beberapa merek telah mengubah logo mereka banyak kali sehingga kami harus fokus hanya pada desain bersejarah. Kami harap anda akan menikmati pesta visual ini dan menggunakan inspirasi anda untuk membuat karya seni menakjubkan milik anda sendiri!

Nike

Nike legendaris dimulai sebagai perusahaan impor Blue Ribbon Sports. Tahun 1971, merek ini memutuskan untuk memperluas ke produksi sepatu olahraga sehingga membuat merek Nike seperti yang kita kenali saat ini. Menarik untuk diketahui bahwa pendiri Nike Philip Knight awalnya merasa simbol “swoosh” yang tøp ini sangat biasa, mengatakan bahwa dia tidak begitu suka dengan desain ini. Sulit dipercaya bukan?

Logo Nike dibuat oleh Carolyn Davidson yang hanya dibayar 35 dollar atas hasil kerjanya! Terinspirasi oleh dewi Yunani Nike, Davidson ingin menyampaikan kecepatan dan gerakannya yang tidak tertandingi melalui lambang tersebut. Tahun 1978, pabrik sepatu ini mengubah logonya dengan menambahkan font yang lebih tebal dan sedikit menggeser swooshnya. Tidak ada yang mengira bahwa bentuk geometris aneh itu akan segera menjadi salah satu simbol grafis yang paling dikenali di dunia! Seiring dengan waktu, swoosh menjadi semakin populer hingga mereka mengeluarkan nama perusahaan dari komposisi logo. Cukup hebat untuk desain 35-dollar bukan?

Coca-Cola

Kami berani bertaruh anda tidak tahu bahwa logo Coca-Cola yang ikonik dibuat oleh seorang akuntan biasa bernama Frank Mason Robinson! Fitur paling karakteristik dari lambang ini adalah font Spencerian yang elegan dan mengalir yang umum digunakan dalam kumpulan dokumen dan korespondensi pada akhir abad ke 19. Tahun 1890, merek ini memutuskan untuk membuat logonya menjadi lebih canggih dengan menambahkan gulir dan lingkaran yang intrik. Gulir pada kapital “C” terlihat seperti ceri lezat yang bergantung dari phon. Walaupun dengan usaha ini, desain baru tidak bertahan lama, dan sekarang kita bisa melihat lambang lama dari Robinson pada botol Coca-Cola. Terkadang, anda tidak bisa mengalahkan desain orisinil!

Ford

Apakah anda tahu bahwa Ford Motor adalah perusahaan otomotif ketiga yang didirikan oleh Henry Ford yang legendaris? Bisnis pertamanya bangkrut. Sementara perusahaan keduanya (yang nantinya menjadi Cadillac) ditinggalkan Ford atas keinginannya sendiri. Lambang orisinil dari Ford Motor adalah ikon lingkaran dengan dekorasi berlebih yang berisi nama dan lokasi perusahaan. Tahun 1927, dengan peluncuran Ford Model A yang baru, merek ini memutuskan untuk menyegarkan identitas perusahaannya. Sekarang diwakili dengan logo berbentuk elips berwarna biru yang menjadi identik dengan selera yang bagus dan gaya.

Apple

Sejarah grafis dari merek Apple dimulai dengan lambang hiasan yang didesain oleh Ronald Wayne, salah satu pendiri Apple. Ide dibalik logo tersebut adalah penemuan revolusioner gravitasi oleh Newton. Bersama dengan nama perusahaan (Apple Computer Co.), logo ini berisi kutipan panjang yang berbunyi: “Newton…sebuah pikiran yang selamanya menjelajahi lautan pikiran yang aneh…sendirian.” Kecewa dengan desain tersebut, Steve Jobs menuntut untuk menggantinya dengan sesuatu yang “tidak terlalu cantik.” Inilah bagaimana Rob Janoff membuat logo warna warni dengan bentuk apel dan nama perusahaan dipendekkan menjadi “Apple.” Hal ini terjadi pada tahun 1977. Logo baru ini menargetkan audiens yang lebih muda dan menyampaikan kemampuan unik dari komputer untuk menghasilkan warna. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa apel pada logo memiliki bekas gigitan. Jawabannya cukup lucu! Ini dilakukan untuk mencegah disalahartikan sebagai ceri!

Tahun 1984, dengan diluncurkannya Apple Macintosh, raksasa teknologi ini memutuskan bahwa simbol ini sudah cukup terkenal untuk mewakili merek Apple itu sendiri. Inilah bagaimana nama perusahaan dihapus dari lambang. Sejak 1984, Apple setia dengan logonya yang luar biasa, yang bereksperimen dengan nuansa dan bayangan.

Pepsi

Pada tahun 1893, Caleb Bradham tidak bisa membayangkan bahwa logonya ditakdirkan untuk menjadi simbol visual ikonik abad ke 20 dan membentuk budaya modern. Lambang ini melalui transformasi pertamanya tahun 1962, membuang kata “cola.” Sekarang logo ini hanya memiliki kata “Pepsi” pada ikon bulat dengan warna merah, putih, dan biru. Ngomong-ngomong, lambang bulat itu melambagkan tutup botol pepsi. Antara tahun 1971 dan 2005, desain ini terus disederhanakan, menjadi lebih polos dan minimalis dengan setiap rebranding. Melihat simbol Pepsi sekarang, anda bisa mengatakan bahwa simbol itu telah diasah menuju kesempurnaan!

Mercedes-Benz

Kami sulit mempercayainya tapi di awal abad ke 20 logo Mercedes-Benz (yang, ngomong-ngomong, dikenal sebagai Daimler Motors Corporation pada jaman dulu) jauh sekali dari bintang bermata 3 yang ikonik. Pendahulunya adalah ikon berbentuk elips dengan kata “Mercedes” ditengahnya. Ngomong-ngomong, apakah anda tahu mengapa merek ini disebut “Mercedes”? Ini adalah nama putri Gottlieb Daimler! Tujuh tahun setelahnya, tahun 1909, Daimler mendaftarkan dua merek dagang, bintang bermata tiga dan bintang bermata empat, dengan yang pertama akhirnya terpilih sebagai simbol perusahaan yang baru. Sejak tahun 1910, semua mobil Mercedes-Benz memiliki bintang bermata tiga di radiatornya. Tahun 1916, bintang ini diletakkan dalam lingkaran sehingga menjadi lebih tajam dan bergaya.

Perlu diketahui bahwa antara tahun 1916 dan 1921, logo ini memiliki lingkaran lain dengan kata “Mercedes” tertulis di pinggir dalamnya. Lambang yang kita kenali hari ini diperkenalkan tahun 1921, hanya memberikan variasi baru yang mirip dengan desain 1916 yang lama. Tahun 1926 ditandai dengan penggabungan dua raksasa otomotif, DMG dan Benz & Cie. Beginilah bagaimana perusahaan Mercedes-Benz terlahir. Sebuah lambang baru adalah campuran mantap dari dua logo lama, bintang bermata tiga DMG dan karangan bunga Benz. Nama “Mercedes” dan “Benz” tertulis di pinggiran dalam lingkaran logo. Elegan dan efektif, desain ini digunakan hingga tahun 1996 ketika perusahaan menyadari bahwa sudah saatnya untuk kembali ke akarnya dan membawa kembali lambang DMG minimalis dari tahun 1921. Dan kita senang mereka melakukannya!

McDonald’s

Pada awal karirnya yang luar biasa, McDonald’s dikenal sebagai “McDonald’s Famous Barbeque.” Pada logo tahun 1940, pecinta burger bisa melihat nama perusahaan, dengan kata “Famous” digarisbawahi dua kali. Pada tahun 1948, nama merek diubah menjadi “McDonald’s Famous Hamburgers”, diikuti dengan rebranding besar. Antara tahun 1948 dan 1953, perusahaan menggunakan koki lucu Speedee sebagai maskotnya. Pada tahun 1960, McDonald’s memperkenalkan “Lengkungan Emas” dalam bentuk huruf “M.” Dibuat oleh Stanley Meston, Lengkungan ini ditakdirkan menjadi sinonim yang dikenal secara global untuk makanan cepat saji yang menggiurkan.

Namun, perjalanan lambang McDonald’s belum selesai. Pada tahun 1968, pemimpin makanan cepat saji ini menyederhanakan huruf “M” dan mengubah warna kata “McDonald’s” menjadi hitam. Pada tahun 1983, McDonald’s menemukan tanda grafis ideal yang sangat kita kenali sekarang, dengan huruf logo putih dan “M” emas dengan latar belakang merah. Tahun 2003, diputuskan untuk menambahkan slogan “i’m lovin’ it” dibawah “M.” Sebagai bagian dari kampanye desain ulang tahun 2006, rantai restoran ini membuat keputusan bijak untuk membuang informasi berlebihan dari lambangnya, membuat Lengkungan Emas ikonik itu berbicara untuk seluruh merek mereka.

Levi’s

Saat ini, lambang Levi’s memiliki dua versi, jenis logo putih dan merah minimalis dan logo dengan dua kuda. Logo kuda bisa dilihat di tempelan jeans Levi’s untuk menekankan kualitas tinggi dan ketahanannya. Ide dibalik logo merah terlahir pada tahun 1940 sebagai usaha untuk menarik perhatian diantara jumlah pesaing yang terus bertambah. Pada tahun 1969, Levi’s mempersembahkan lambang baru dalam bentuk sayap kelelawar, buatan Walter Landor & Associates. Penggemar merek jeans ini juga menyukai desain orisinil sama dengan dua yang lainnya.Logo Levi’s tampaknya adalah keluarga yang besar dan kuat, setuju?

Burger King

Rantai makanan cepat saji terbesar kedua di dunia, Burger King berhasil membangun imej merek yang cerdas dan teliti. Saingan Burger King, McDonald’s mungkin satu-satunya merek yang bisa melakukannya dengan lebih baik. Namun, kalah melawan pesaing seperti McDonald’s bukanlah sesuatu yang memalukan! Untuk sejarah logo Burger King, semua dimulai dengan lambang yang cukup intrik yang memiliki seorang raja (ya, Raja Burger!) yang dengan bangga duduk diatas burger. Walaupun masih digunakan dalam beberapa iklan, karakter lucu ini tidak bertahan lama. Pada tahun 1969, raja ini dilengserkan oleh … dua roti. Gambar ini

The second largest fast food chain in the world, Burger King managed to build a smart, elaborate brand image. Burg ternyata sangat to the point sehingga digunakan sebagai lambang Burger King sejak saat itu. Walaupun demikian, tahun 1998, logo ini sedikit diubah, ditambahkan lingkaran biru dan efek 3D magnetik.

Google

Sejarah yang beragam dari logo Google dimulai tidak begitu lama, tahun 1997. Versi mentah lambang Google saat ini dibuat menggunakan GIMP oleh Sergey Brin, seorang pendiri raksasa IT ini. Menambahkan tanda seru pada namanya adalah usaha Google untuk meniru desain Yahoo!. Menyadari bahwa menyalin bukanlya opsi terbaik untuk merek yang kuat seperti Google, Ruth Kedar membuang tanda seru itu pada tahun 2000. Imej perusahaan yang semakin baik mendapatkan popularitas luas dan bertahan hingga 2010. Pada tahun 2015, Google mempersembahkan versi logo terbarunya yang memberikan contoh kesempurnaan grafis.

Warner Bros.

Dikenal oleh setiap pecinta bioskop, simbol perisai telah ada bersama logo Warner Bros. melalui segala hal. Kembali ke tahun 1923, lambang paling pertama memiliki singkatan “WB” dalam bentuk perisai. Bagian atas dari logo memperlihatkan foto dari studio film. Pada tahun 1929, manajemen perusahaan memutuskan untuk mengganti foto dengan kata “Warner Bros. Pictures Inc.” Mengikuti tren minimalis, tahun 1936-37, Warner Bros. membuang semua teks dari desainnya. Pada tahun 1937, gambar perisai diberikan penampilan tiga dimensi. Pada tahun 1948, mengikuti film berwarna pertama, perusahaan mentransformasikan logo monokromatiknya menjadi berwarna.

Antara tahun 1948 dan 1967, perisai itu diberi warna biru dan kuning, dan huruf “WB” tampaknya terbuat dari emas. Pada tahun 1967, WB mengalami perubahan drastis dan menjadi properti perusahaan film Seven Arts. Perisai ini menjadi lebih sederhana dan angular, dengan nama Seven Arts dibawahnya. Tujuh tahun kemudian, pada tahun 1970, Warner Bros – Seven Arts diakuisisi oleh Kinney National Company. Sekarang adalah nama “A Kinney National Company” yang mendominasi lambang ini. Pada waktu yang singkat pada tahun 1972, Warner Bros. menggunakan logo yang mirip dengan desain tahun 1948. Pada tahun yang sama, seorang desainer Saul Bass membuat logo baru yang digunakan hingga 1984. Desain baru lebih terus terang dibandingkan pendahulunya, dengan “W” legendaris dibuat agar mitip dengan tiga garis yang berpotongan. Tahun 1984, perusahaan film ini kembali ke desain biru dan kuning, menambahkan kehidupan ke warnanya. Dalam beberapa tahun terakhir, logo ini mengalami perubahan kecil, seperti bereksperimen dengan nuansa dan animasi.

IBM

Logo IBM lahir pada tahun 1924, ketika Computing-Tabulating-Recording Company mengubah namanya menjadi “International Business Machines” yang lebih keren. Secara logis, perubahan nama ini berujung pada perubahan besar dalam identitas visual perusahaan. Lambang CTR yang intrik dari tahun 1911 diikuti oleh desain yang berbeda total. Ikon sirkuler yang baru memiliki kata “International Business Machines” berbentuk bola. Pada tahun 1947, mengikuti upgrade teknis perusahaan, lambang ini diganti dengan jenis logo “IBM” yang minimalis. Pada tahun 1956, seorang desainer ternama Paul Rand membuat huruf itu terlihat lebih berat, menekankan tingginya status dan reputasi tanpa noda dari perusahaan ini. Pada tahun 1972, mengikuti pergeseran masif dalam strategi posisi merek, Rand harus mengubah logo satu kali lagi. Desain bergaris-garis yang baru ini mewakili kecepatan, versatilitas, dan dinamika.

NASA

NASA pertama dibuat tahun 1958 ketika National Advisory Committee on Aeronautics diorganisasi ulang menjadi NASA. Ternyata, NASA memiliki tidak hanya satu tapi tiga lambang: satu tanda (yang disebut “Bakso”), logo (atau “Cacing”), dan cap. Cap memiliki “karir” yang benar-benar luar biasa: disetujui oleh Presiden Eisenhower dan nantinya diubah oleh Presiden Kennedy sendiri.

Memimpikan logo sendiri?

Masukkan nama perusahaan di bawah ini dan buat merek Anda sendiri!

Microsoft

Mencerminkan tren desain terbaru pada saat itu, logo Microsoft awal dikeluarkan pada tahun 1975 dan digunakan hingga tahun 1979. Pada tahun 1980, perusahaan komputer ini memilih lambang yang lebih sederhana dan bergaya, dengan kata “Microsoft” tertulis dalam satu baris. Tahun 1982, publik melihat transformasi logo Microsoft dengan huruf “O” yang menarik perhatian. Advokat merek sangat menyukai desain baru ini sehingga pembatalannya tahun 1987 menyebabkan reaksi besar. Sejarah visual perusahaan berlanjut dengan logo Packman yang dibuat oleh Scott Baker. Sebuah garis miring antara huruf “O” dan “S” memunculkan asosiasi instan dengan kecepatan dan pertumbuhan. Akhir 90an dan awal 00an adalah masa kejayaan raksasa IT ini, dengan logonya diam-diam masuk dalam daftar simbol grafis terbaik di dunia.

Adidas

Adi Dassler adalah orang dengan banyak talenta. Dialah yang memutuskan untuk meletakkan tiga garis pada sepatu Adidas untuk membuatnya lebih mudah dikenali diantara merek pesaing. Seiring waktu, grafis ini menjadi logo yang tidak berubah selama bertahun-tahun. (Satu-satunya elemen desain yang dieksperimenkan oleh Adidas adalah bentuk garisnya.) Pada tahun 60an, Adi Dassler dan istrinya Käthe membuat lambang baru dengan trefoil. Pada tahun 1997, pabrik sepatu asal Jerman ini memperkenalkan simbol perusahaan barunya, dengan tiga garis miring yang membentuk gunung yang curam. Gunung ini mewakili tantangan yang dihadapi oleh perusahaan dan sasaran yang dikejarnya.

Starbucks

Pada tahun 1971, mencari inspirasi untuk identitas merek mereka, pendiri Starbucks menemukan ukiran kayu dari abad ke 14. Ukiran itu menunjukkan siren (putri duyung) yang cantik dengan dua ekor. Gambar ini ditakdirkan menjadi salah satu sorotan dari desain grafis modern. Menggunakan penemuan itu sebagai prototipe, Terry Heckler mendesain sebuah lambang dengan putri duyung telanjang mengenakan mahkota. (Menarik diketahui bahwa dulunya perusahaan kopi ini bernama Starbucks Coffee, Tea, and Spices.) Lalu, Heckler menambahkan sentuhan akhir ke karya seninya. Pendesainan ulang pertama dilakukan tahun 1987 ketika Il Giornale dan Starbucks digabung menjadi satu merek. Pada tahun 1992, Heckler mengunjungi ulang desainnya. Sekarang putri duyung memiliki senyum misterius dan dua ekornya menjadi kurang terlihat. Pada tahun 2011, sebuah tim desainer menggabungkan kemampuan dan talenta mereka untuk memperbaiki lagi lambang ikonik ini. Logo ini membuang lingkaran luarnya dan mengubah warna latar dari hitam menjadi hijau. Sebuah solusi desain yang berani ini adalah langkah logis karena selama 40 tahun perusahaan berdiri, putri duyung itu telah menjadi simbol yang dikenal secara global. Bahkan pecinta teh bisa mengenalinya dengan mata tertutup!

Volkswagen

Semuanya dimulai ketika perusahaan Porsche mengadakan kontes untuk mencari desain terbaik untuk mobil Volkswagen yang baru. Kontes ini dimenangkan oleh Franz Reimspiess, seorang desainer, yang memiliki prestasi, mengupgrade mesin untuk model Beetle pada tahun 30an. Lambang hitam putih yang memiliki singkatan “VW” dan swastika sebagai cerminan resim Hitler yang dulunya berkuasa. Logo kedua tidak menggunakan swastika dan terlihat lebih seperti roda mobil dibandingkan sebuah kipas. Setelah Perang Dunia II, pabrik mobil ini diambil alih oleh Inggris yang menamakannya Beetle dan mengubah konsep logo. Sementara singkatan VW bertahan dari penyensoran, lingkarannya dihapus karena asosiasinya dengan bendera Nazi. Namun, manajemen Inggris gagal mendapatkan pembeli untuk pabrik Volkswagen dan harus mengembalikannya ke pemerintah Jerman. Seiring waktu, merek otomotif ini meninggalkan skema warna hitam putih dan memberi warna lambangnya biru dan abu-abu muda.

Visa

Logo VISA dibuat pada tahun yang sama dengan tahun perusahaan ini berdiri. Pada lambang aslinya, nama merek disusun dalam dua baris, dengan dua huruf di atas berwarna biru dan dua huruf di bawahnya berwarna kuning. Pada tahun 2006, perusahaan berpindah ke font yang lebih terlihat dan mudah dikenali. Pada tahun 2014, warna kuning dihapus dari lambang, sehingga membuat logonya monokromatik. Saat ini, anda bisa melihat ikon baru di semua bahan iklan dan pemasaran VISA, dan kami rasa logo ini tampak bagus!

Shell

Mengambil inspirasi dari alam, raksasa minyak Shell membuat kerang laut menjadi simbol perusahaannya. Evolusi logo Shell menunjukkan bagaimana perusahaan berpindah dari gambar yang kompleks menjadi bentuk sederhana yang berbicara sendiri. Pada tahun 1900, lambang ini memiliki desain hitam putih. Hampir 50 tahun berikutnya, tahun 1948, gambar itu diberi warna merah dan kuning. Opsi ini tetap tidak berubah selama berpuluh-puluh tahun, dengan nama perusahaan merubah lokasinya dari waktu ke waktu. Tahun 1999, perusahaan multinasional ini memutuskan untuk menghapus namanya dari lambang, mengandalkan kerang itu sendiri untuk identifikasi.

LEGO

Dibuat pada tahun 1932, lambang Lego yang paling pertama adalah contoh minimalisme dalam desian grafis. Ini adalah logo yang hanya berisi nama perusahaan. Inilah bagaimana pendiri merek Ole Kirk Christiansen memberi penghormatan pada kampung halamannya Billund yang, juga, memiliki lambang polos. Pada tahun 1936, pabrik mainan ini menambahkan warna ke logonya sehingga membuatnya terlihat seperti pelangi (atau mainan yang terang dan menarik perhatian). Tahun 1950, diputuskan untuk meletakkan nama “LEGO” di dalam sebuah lingkaran dan menambahkan kata “Billund Danmark.” Tiga tahun berikutnya, tahun 1953 lego mempersembahkan logo baru dengan huruf putih yang tebal dengan latar merah. Tahun 1956, kata “System” ditambahkan dibawah nama merek, dan kata “LEGO” mendapatkan outline berwarna hitam untuk daya tarik visual yang lebih baik. Tahun 1973, mengejar kesederhanaan, perusahaan mainan ini menghapus kata “System” dan menambahkan outine lain, kali ini berwarna kuning. Lambang yang kita ketahui hari ini telah digunakan sejak 1998, dihubungkan dengan kesenangan dan keceriaan pada anak-anak di seluruh dunia.

Hewlett-Packard Company (HP)

Apakah anda percaya bahwa logo Hewlett-Packard telah bertahan tidak berubah sejak tahun 1939? Pada tahun 2011, ada pembicaraan untuk membuat gambar lebih dinamis dengan menggambar garis diagonal melalui huruf “H” dan “P.” Namun, ide itu tetap berada di atas kertas (yang mungkin, lebih baik). Logo ini akhirnya diperbarui pada tahun 2016. Sekarang dia menggunanakan huruf bulat “H” dan “P” dengan latar biru langit.

Gap

Antara tahun 1969 dan 1986, merek pakaian terkenal ini tidak menggunakan apapun selain namanya sebagai simbol perusahaan. Tidak ada contoh huruf lofo yang lebih baik, jika anda bertanya kepada kami! Lalu kata “GAP” dimasukkan ke kotak biru donker. Sederhana namun efektif, logo ini sangat dicintai oleh penggemar merek sehingga usaha perusahaan untuk mengubahnya pada tahun 2010 menyebabkan beberapa protes di media sosial. Untungnya, penjual pakaian ini mendengarkan pelanggannya dan kembali ke logo lamanya.

Canon

Kami berani bertaruh bahwa hanya penggemar berat Canon yang tahu bahwa logo Canon pertama memiliki Kwannon, dewi belas kasihan yang dihormati oleh orang Buddha. (Ngomong-ngomong, pada awal berdirinya, merek Canon dikenal dengan nama Seiki Kogaku Kenyudho.) Selanjutnya, dewi ini meminjamkan namanya untuk kamera pertama Canon. Setelah kesuksesan luar biasa tahun 1935, perusahaan foto dari Jepang ini meningkatkan produksinya dan merombak identitas mereknya. Hasilnya, tahun 1956 publik melihat logo baru berwarna merah yang kita kenal dan cintai.

BMW

Legelda otomotif BMW (Bayerische Motoren Werke GmbH) adalah hasil dari gabungan tahun 1916 dari dua pabrik mesin pesawat, Rapp Motorenwerke dan Flugmaschinenfabrik yang dimiliki oleh Gustav Otto. Prototipe untuk simbol BMW yang ikonik adalah lambang bulat yang digunakan oleh merek Rapp-Motorenwerke. Ini menampilkan kuda dan bendera Bavarian berwarna putih dan biru. Setelah Perang Dunia II, perusahaan yang tidak lagi harus membuat peralatan untuk tujuan militer, menjelajahi dunia otomotif. Luar biasa betapa miripnya logo BMW modern dan logo tahun 1917! Pabrik mobil ini tidak perlu memperbaiki desain yang sudah ideal. Perubahan yang paling tampak terjadi pada tahun 2000 dimana lambang ini mendapatkan efek 3D yang menarik perhatian.

Audi

Untuk logo pertamanya yang digunakan hingga 1932, Audi mendapatkan inspirasi dari bentuk Art Nouveau yang elegan. Tahun 1932, untuk memotong pengeluaran di tengah krisis ekonomi, Audi bergabung dengan tiga pabrik otomotif lain, DKW, Horch, dan Wanderer. Perubahan struktural yang sangat besar ini menghasilkan desain logo baru dengan empat lingkaran yang berpotongan yang kita kenali. Lingkaran ini mewakili empat perusahaan yang sekarang merupakan bagian dari Auto Union AG. Tahun 1965, perusahaan ini mengubah namanya menjadi Audi dan lalu diakuisisi oleh Volkswagen Group. Pada tahun 2009, untuk merayakan hari jadi ke 100nya, Audi merombak logonya dan membuatnya lebih bagus dan indah. Kami sangat menyukainya!

Untuk logo luar biasa lainnya, ikut link ini!

Kategori: Umum

Desain logo Anda sendiri sekarang

Mulai branding Anda dengan pembuat logo Logaster. Masukkan nama perusahaan Anda dan dapatkan paket branding profesional dalam 1 menit saja! Cobalah! Lebih mudah dari yang Anda bayangkan!